Kamis, 13 Juni 2013

POLA DAN SISTEM PENGOPERASIAN JARINGAN

Berdasarkan pola pengoperasian atau  sistem operasi jaringan dapat di bagi menjadi dua jenis sistem operasi yaitu :
A. Peer to Peer
Peer to peer adalah jenis jaringan komputer di mana setiap komputer bisa menjadi server sekaligus client. Setiap komputer dapat menerima dan memberikan akses dari/ke komputer lain.  Peer to peer banyak di implementasikan pada LAN. Walaupun dapat juga diimplementasikan pada MAN, WAN, atau Internet namun hal ini kurang lazim. Salah satu alasannya adalah menajemen dan security. Cukup sulit mengawasi security pada jaringan peer to peer manakala pengguna jaringan komputer sudah sangat banyak.

• Keuntungan:
1. Kurang biaya awal (murah), karena tidak perlu server
2. Mudah dalam men-setup, cukup mensetup sistem operasi yang ada misalnya menggunakan windows XP

• Kerugian:
1. Disentralisasi, karena tidak ada pusat repositori untuk file
2. Keamanan, karena tidak dapat memberikan keamanan pada sisi client dan pada sisi server

B. Client Server
Client Server adalah jaringan komputer yang salah satu (boleh lebih) komputernya dapat di fungsikan sebagai server untuk melayani komputer lain. Komputer yang di layani oleh server disebut client. Layanan di berikan bisa berupa akses web, email, file, atau yang lain. Client Server banyak dipakai oleh Internet dan Intranet.
Sistem operasi jaringan ini juga memungkinkan jaringan untuk mensentralisasi fungsi dan aplikasi pada satu atau lebih file dedicated server). File server menjadi jantung dari sistem, menyediakan akses ke sumber daya dan menyediakan keamanan. Individual workstation (client) memiliki akses ke sumbernya yang tersedia di file server. Sistem operasi jaringan menyediakan mekanisme untuk mengintegrasikan semua komponen jaringan dan mengijinkan beberapa pengguna untuk secara bersamaan berbagi sumber yang sama terlepas dari lokasi fisik. Novell Netware dan Windows 2000 Server adalah contoh-contoh klien / server sistem operasi jaringan.

Untuk membangun suatu jaringan client-server diperlukan beberapa bagian:
• Suatu komputer sebagai pusat data yang disebut sebagai file-server.
• Komputer sebagai tempat kerja yang disebut sebagai workstation.
• Peralatan jaringan seperti network interface card, hub dan lainnya.
• Media penghubung antarkomputer.
• System operasi jaringan seperti Windows 2000 server, Windows 2003 server, windows NT server, NetWare, unix, dan lainnya.
• System operasi untuk workstation seperti DOS, Windows 3.1x, windows 9x, windows NT workstation, Windows XP, dan lainnya.

Keuntungan:

• Terpusat, sumber data terkontrol pada sisi server

• Skalabilitas, salah satu atau semua elemen dapat di gantikan secara individual sesuai dengan kebutuhan

• Fleksibelitas, dapat menambahkan dengan muda sebuah teknologi baru Interoperabilitas Aksesibilitas, server dapat di akses dari jauh dengan berbagai macam platform


Kerugian:
• Beban, membutuhan investasi awal untuk membuat sebuah server
• Maintenance, membutuhkan seorang staf yang bertugas untuk mengelola server secara efesien
• Ketergantugan, seandarinya server down atau hank maka akan menyebabkan sistem jaringan tersebut berhenti diseluruh jaringan

PENGERTIAN NOVELL NETWARE

PENGERTIAN NOVELL NETWARE DAN JARINGAN
Beberapa sistem operasi jaringan yang umum dijumpai adalah sebagai berikut:

• Microsoft MS-NET
• Microsoft LAN Manager
• Novell NetWare
• Microsoft Windows NT Server
• GNU/Linux
• Banyan VINES
• Beberapa varian UNIX, seperti SCO OpenServer, Novell UnixWare, atau Solaris

Pengenalan Novell
Novell, Inc telah membuat berita selama bertahun-tahun untuk usaha perjuangan. Novell menikmati kesuksesan yang terkenal sebagai vendor perangkat lunak jaringan – terutama yang NetWare ® sistem operasi. Saat ini perusahaan yang bekerja untuk membangun sebuah bisnis jaringan internet, namun mereka hadapi persaingan kuat.

NetWare
Sistem Operasi NetWare mendukung jaringan dari komputer pribadi (PC). Terpasang pada PC, server NetWare menciptakan lingkungan untuk berbagi file, printer, dan jaringan “layanan” lainnya. Salah satu produk perangkat lunak yang dirancang untuk PC jaringan, versi awal NetWare muncul pada akhir tahun 1980-an. NetWare 3 pada awalnya bernama “NetWare 386″ dan dirilis untuk digunakan dengan prosesor Intel 80386. Demikian juga, Novell NetWare 4 dikembangkan pada awal tahun 1990-an untuk Intel 80486. NetWare 5, versi terbaru dari sistem operasi Novell, telah tersedia sejak September, 1998. Together, NetWare 3, 4, and 5 enjoy an installed base of millions of servers worldwide. Bersama, NetWare 3, 4, dan 5 menikmati penginstalan yang dipasang jutaan server di seluruh dunia. NetWare mengalami persaingan dari Microsoft awal kompetisi di pertengahan tahun 1990-an dengan pengenalan Windows NT Server produk. Beberapa percaya pertumbuhan yang cepat dari Linux server jaringan – walaupun sulit untuk mengukur secara akurat karena sifat yang terbuka dari sistem operasi itu – juga berdampak
Media kadang-kadang merujuk kepada Novell Directory Services (NDS ®) sebagai “mahkota permata” dari produk persembahan Novell. Seperti NetWare, NDS telah mendapat manfaat dari perkembangan sejarah yang panjang yang matang teknologi dengan basis pelanggan besar terpasang. Apa yang membuat NDS terutama menarik adalah fleksibilitas dan berbagai potensi aplikasi dalam jaringan manajemen dan e-commerce.
NDS adalah sebuah LDAP direktori layanan. Direktori seperti NDS menyediakan layanan informasi repositori didistribusikan untuk jaringan sumber daya mulai dari perangkat ke situs Web profil pelanggan. LDAP – yang Ringan Directory Access Protocol – menawarkan cara standar untuk mengakses informasi ini.

Sistem Operasi Jaringan ( Network Operating System)


Sistem Operasi Jaringan ( Network Operating System)
Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi secara umum adalah suatu pengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan untuk memudahkan dan memberi kenyamanan dalam penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer.
Sistem operasi jaringan (Inggris: network operating system) sebuah jenis sistem operasi yang ditujukan untuk menangani jaringan. Umumnya, sistem operasi ini terdiri atas banyak layanan atau service yang ditujukan untuk melayani pengguna, seperti layanan berbagi berkas, layanan berbagi alat pencetak (printer), DNS Service, HTTP Service, dan lain sebagainya. Istilah ini populer pada akhir dekade 1980-an hingga awal dekade 1990-an.
Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan sistem operasi komputer stand alone, bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya. Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam jaringan.
Sistem operasi harus diinstal ke dalam komputer agar dapat berfungsi dengan baik. Dalam instalasi sistem operasi jaringan terdapat beberapa mode pilihan yang disediakan yaitu berupa mode text dan mode grafik. Instalasi sistem operasi berbasis text merupakan salah satu mode instalasi sistem operasi komputer dengan tampilan text.
Mode text digunakan jika spesifikasi hardware komputer yang akan diinstal mempunyai spesifikasi yang rendah. Metode instalasi berbasis text akan mempercepat proses instalasi Metode instalasi sistem operasi berbasis text sering digunakan untuk mempercepat proses instalasi walaupun dengan tampilan yang kurang menyenangkan. Biasanya untuk spesifikasi komputer yang sederhana dibanding dengan sistem operasinya akan menggunakan metode berbasis text.
Sistem operasi komputer telah mengalami perkembangan yang sangat pesat baik untuk keperluan stand alone maupun jaringan. Ada banyak sistem operasi komputer yang dapat digunakan dalam sebuah komputer baik stand alone maupun jaringan diantaranya adalah Microsoft Windows Series (Win 3.1, Win 9x, Win ME, Win 2000, Win XP, Win NT, Win Vista), Unix, San Solaris, Linux Series (Redhat, Debian, SUSE, Mandrake, Knoppix), Mac, dan lain sebagainya. Masing-masing sistem operasi memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga diperlukan analisis dalam memilih sistem operasi mana yang sesuai dengan kebutuhan.





Sebuah sistem operasi jaringan (NOS) merupakan perangkat lunak yang mengendalikan jaringan dan pesan (misalnya paket) lalu lintas dan antrian, kontrol akses oleh beberapa pengguna untuk jaringan sumber daya seperti file, dan untuk menyediakan fungsi-fungsi administratif tertentu, termasuk keamanan.Bagian atas 5 lapisan dari OSI Reference Model memberikan fondasi yang banyak pada jaringan berbasis sistem operasi.

Fitur Jaringan sistem operasi termasuk:
• dukungan dasar untuk mendukung hardware port
• fitur keamanan seperti otentikasi, otorisasi, login pembatasan, dan kontrol akses
• nama layanan dan layanan direktori
• file, mencetak, penyimpanan data, backup dan replikasi layanan
• akses remote
• sistem manajemen
• administrasi jaringan dan audit peralatan dengan antarmuka grafis
• clustering capabilities
• toleransi kesalahan dan ketersediaan tinggi

Contoh
• 6WINDGate, 6WIND paket perangkat lunak yang berbelok ke dalam distribusi Linux routers’ kontrol pesawat dan data pesawat.
• Cisco ios (sebelumnya “Cisco Internetwork Operating System”) adalah NOS memiliki fokus pada internetworking kemampuan perangkat jaringan. Digunakan pada Cisco Systems router dan beberapa jaringan aktif.
• BSD, juga banyak digunakan dalam jaringan server.

Beberapa perangkat sistem operasi, termasuk Mac OS X dan semua versi Microsoft Windows sejak Windows 2000, termasuk fitur NOS. Beberapa jaringan untuk sistem operasi DOS dan sistem Windows termasuk Novell NetWare, LAN Manager, dan Banyan Vines. Sistem operasi ini tidak sendiri jaringan sistem operasi. NOS merupakan OS yang telah ditulis secara khusus untuk menerapkan dan memelihara jaringan.
Sebuah sistem operasi jaringan (NOS) adalah komputer sistem operasi sistem yang dirancang khusus untuk mendukung workstation, komputer, dan dalam beberapa kasus, tua terminal yang terhubung pada jaringan area lokal (LAN). Artisoft dari LANtastic, Banyan VINES, Novell’s NetWare, dan Microsoft’s LAN Manager adalah contoh dari sistem operasi jaringan. Selain itu, beberapa multi-tujuan sistem operasi, seperti Windows NT dan digital dari OpenVMS datang dengan kemampuan yang memungkinkan mereka untuk dapat digambarkan sebagai sebuah sistem operasi jaringan.
Sebuah jaringan sistem operasi menyediakan printer sharing, common file system dan database sharing, application sharing dan kemampuan untuk mengelola sebuah jaringan nama direktori, keamanan, dan aspek lainnya di rumah jaringan.

RESENSI NOVEL THE HEIKE STORY


The Heike Story: Kisah Epik Jepang Abad Ke-12
Penulis : Eiji Yoshikawa
Fiksi » Sosial, Budaya & Sejarah
List Price : Rp 99.800
Penerbit : Zahir Books (Redline Publishing)
Edisi : Soft Cover
ISBN-13 : 9786029706604
Tgl Penerbitan : 2010-07-00
Bahasa : Indonesia



RESENSI:

Memahami Jepang Abad XII Melalui Karya Eiji Yoshikawa
Yuri Alfrin Aladdin
Memahami Jepang masa feodal  memang sebaiknya tidak hanya melalui buku-buku sejarah, tapi juga bisa  melalui buku-buku novel fiksi sejarah yang kini banyak bertebaran, di antaranya karya-karya sastrawan Jepang Eiji Yoshikawa.

Salah satu bukunya yang baru diterjemahkan ke bahasa Indonesia dan diluncurkan baru-baru ini, yakni “The Heike Story  : Kisah Epik Jepang Abad Ke-12″, terbitan Zahir Books , salah satu divisi dari kelompok penerbit RedLine. Buku ini terbit edisi pertama pada Juni 2010 dan cetak ulang edisi kedua Juli 2010.

Eiji Yoshikawa, seorang novelis Jepang yang lahir tanggal 11 Agustus 1892  dan meninggal 7 September 1962, sebelumya telah dikenal di Indonesia melalui karya-karyanya seperti “Musashi”,  yang diterjemahkan dan diluncurkan dalam bentuk satu buku novel (sebelumnya dalam beberapa jilid  buku ) di Indonesia tahun 2001 dan “Taiko”  diluncurkan tahun 2003.

Kedua buku tersebut telah dicetak ulang beberapa kali oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama dan mendapat tempat di hati para penggila novel klasik Jepang di Indonesia.

Hampir mirip dengan novel Musashi dan Taiko, novel The Heike Story  yang terbit pertama kali di Jepang tahun 1956 juga merupakan sebuah kisah fiktif berbasis sejarah Jepang masa feodal.

The Heike Story menceritakan mengenai tokoh bernama Heike Kiyomori, seorang panglima muda dari klan Heike, yang hidup pada masa tahun 1118-1186,  dan terseret  dalam pusaran intrik-intrik politik istana kekaisaran  hingga akhirnya memiliki peran penting dalam sejarah pemerintahan Jepang masa itu.

Berbeda dengan novel sejarah Musashi dan Taiko yang pada masanya kekuasaan pemerintahan berada di tangan shogun (panglima militer), maka pada masa hidup Heike, kekuasaan pemerintahan masih berada  di tangan kaisar.

Kendati demikian, dikisahkan bahwa pada masa tersebut terjadi banyak kekacauan dan pertikaian bersenjata  karena hampir  setiap bangsawan tuan tanah memiliki pasukan militer sendiri dan dapat menekan pihak istana. Tidak hanya para bangsawan,  bahkan biara-biara besar  Budha besar pun bebas mempersenjatai para biksunya sehingga  kerap ditakuti oleh masyarakat.

Kekacauan pada masa tersebut membuat istana kekaisaran sangat bergantung pada perlindungan dari klan-klan keluarga bangsawan tertentu yang dianggap loyal dan  dapat memberikan jaminan keamanan pada keluarga kekaisaran serta pemerintahan.

Di antara berbagai klan yang berperan pada masa tersebut, terdapat tiga klan yang tercatat memainkan peran penting, yakni klan Fujiwara, Heike dan Genji. Klan Fujiwara memiliki peran penting sebagai klan yang paling dipercaya keluarga kaisar sehingga untuk memperkuat ikatan, pihak keluarga kaisar banyak menikahi putri-putri cantik  dari klan Fujiwara.

Tercatat dalam sejarah masa itu, Kaisar Toba (1103-1156) beristrikan Permaisuri Yasuko yang berasal dari klan Fujiwara. Demikian pula Kaisar Sutoku (1121-1181) beristrikan Permaisuri Shoko, Kaisar Konoye (1131-1176) beristrikan Permaisuri Tadako dan berselirkan Shimeko, semuanya dari klan Fujiwara.

Kedekatan itu pulalah yang membuat orang-orang dari klan Fujiwara mampu menempati posisi penting dalam pemerintahan, seperti halnya  Perdana Menteri Tadamichi (1097-1164) dan Menteri Golongan Kiri, Yorinaga (1120-1156).

Klan Fujiwara-lah sebetulnya yang mengendalikan pemerintahan pada masa itu hingga ke provinsi-provinsi terjauh sekaligus membuat para bangsawan dari klan tersebut  bergelimang kekayaan luar biasa.

Kendati demikian, manisnya kekuasaan dan kekayaan pada akhirnya menggiring terjadinya konflik internal di kalangan bangsawan Fujiwara sendiri. Karena itu, klan ini menggalang dukungan dari dua klan lain yang dianggap kuat pada masa tersebut, yakni klan Heike dan Genji.

Kedua klan tersebut, yang tidak memiliki keterkaitan apapun dengan istana , ditugaskan untuk mengelola keamanan militer wilayah kekuasaan klan Fujiwara di provinsi-provinsi terjauh, dipekerjakan sebagai samurai  pengawal  istana, meredam gejolak masyarakat serta menengahi pertikaian bersenjata di antara kuil dan biara-biara besar Buddha.

Namun demikian, konflik internal dalam klan Fujiwara sendiri akhirnya menyeret klan Heike dan Genji untuk saling mengadu domba faksi-faksi di dalam tubuh klan Fujiwara.

Pada pertengahan abad itulah, terjadi pertikaian militer besar-besaran di antara para bangsawan, yang akhirnya membuat klan Heike, dibawah panglima muda mereka Heike Kiyomori, mengakhiri dominasi klan Fujiwara  sekaligus menjatuhkan saingannya, yakni klan Genji.

Kendati demikian, sejarah juga mencatat bahwa pada seperempat abad kemudian, klan Genji akhirnya berhasil menggulingkan klan Heike dan menguasai pemerintahan.

Sejarah Klasik Jepang

Kisah The Heike Story (Hikayat Heike) ini menarik untuk dibaca karena dapat semakin memperdalam pemahaman kita mengenai sejarah klasik Jepang, terutama terkait konflik-konflik politik abad-12, sebelum Shogun Tokugawa Ieyasu berhasil mempersatukan Jepang dan memerintah negeri itu sebagai diktator militer, sekaligus memarjinalkan peran kaisar.

Novel ini juga menarik karena ditulis oleh  pengarang Jepang , Eiji Yoshikawa, yang teknik menulisnya sangat mengandalkan pada alur cerita yang kuat berbasiskan  fakta sejarah.

Berbeda dengan sastrawan-sastrawan Prancis dan Rusia yang sering mempengaruhi gaya para sastrawan  Jepang lainnya,  Eiji Yoshikawa  tidak bertele-tele dalam membangun kisah  pada setiap bab novelnya. Kalaupun terdapat bab-bab yang mengisahkan tokoh lain (bukan tokoh utama), namun pada ujungnya ternyata bermuara pada kisah si tokoh utama.

Hal lain yang menarik pada novel-novel karya Yoshikawa yakni tokoh utama ternyata tidak selalu menjadi pahlawan utama  Sejarah atau rangkaian peristiwa yang tidak terduga, adalah protagonis yang mencakup segalanya dan para tokoh besar hanyalah sosok-sosok yang sejenak terselamatkan dari arus deras waktu (hal.749).

Buku novel setebal 750 halaman tersebut dilengkapi dengan diagram silsilah keluarga kaisar pada masa itu, serta silsilah penting terkait keluarga klan Heike, Fujiwara dan Genji. Hanya saja, akan lebih baik bila buku ini juga dilengkapi dengan daftar nama-nama tokoh penting serta perannya dalam kisah tersebut mengingat banyak sekali nama tokoh yang bermunculan dan terkadang kemunculannya terjadi pada dua bab yang terpisah jauh.

Akan lebih baik lagi bila buku ini dilengkapi pula dengan halaman khusus daftar  mengenai istilah-istilah tertentu atau penjelasan mengenai konteks tertentu dalam sejarah politik dan  budaya Jepang, sehingga bagi orang awam yang baru pertama kali membaca buku novel sejarah klasik Jepang, akan dapat mencerna dengan lebih mudah.

LAPORAN POSYANDU

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
PENGGUNAAN DANA OPERASIONAL POSYANDU ANYELIR


I.       Latar Belakang
Laporan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan sosial operasional Posyandu sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) maka kami membuat laporan ini sebagai bentuk ucapan rasa syukur atas bantuan tersebut, serta pertanggungjawaban dana yang telah diterima dan dialokasikan sesuai dengan kebutuhan operasional Posyandu.
II.    Tujuan
Untuk melengkapi kegiatan Posyandu:
1.      Melengkapi kegiatan Posyandu
2.      Meningkatkan kinerja Posyandu
3.      Memfasilitasi Posyandu dalam melaksanakan:
a.       Rakor KB-Kesehatan
b.      Pembinaan-pebinaan
c.       Kunjungan rumah tangga

III. Hasil Kegiatan

1.      Mengadakan pertemuan Posyandu
2.      Pembenahan administrasi
3.      Membuat laporan
4.      Evaluasi
5.      Laporan pertanggungjawaban terlampir

Pasir Gunung Selatan,……………………..
Mengetahui                                                    
Lurah Pasir Gunung Selatan                                       Ketua Posyandu Anyelir


_______________________                                      _____________________
                  (Drs. Mulyamto)                                                          (Ny. Sudarsih)


OPERASIONAL POSYANDU

NO.
TANGGAL
URAIAN
BANYAKNYA
JUMLAH
1

ATK

Rp.     107.500,-
2

PMT
12 x Rp. 50.000,-
Rp.     600.000,-
3

Fotokopi buku SIP dan Laporan kegiatan
4 (empat) berkas x Rp.25.000,-
Rp.     100.000,-
4

Dokumentasi

Rp.      38.000,-
5

Alat-alat perawatan Posyandu

Rp.    154.000,-
JUMLAH
Rp. 1.000.000,-


IV.    PENUTUP

Demikian laporan pertanggungjawaban Dana Bantuan Sosial Operasiona Posyandu ini kami buat untuk menjadikan periksan dan guna sebagaimana mestinya.


Pasir Gunung Selatan,……………………..
Mengetahui                                                    
Lurah Pasir Gunung Selatan                                       Ketua Posyandu Anyelir


_______________________                                      _____________________
                  (Drs. Mulyamto)                                                          (Ny. Sudarsih)















DANA BANSOS OPERASIONAL KADER POSYANDU


DAFTAR PENERIMAAN PENYULUHAN

No.
Nama Kader
Uraian
Keterangan
Jumlah
Tanda tangan
1
Sudarsih
Penyuluhan gizi balita
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

2
Misti
Penyuluhan jumantik
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

3
Umi Sokati
Penyuluhan PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

4
Siti Hartuti
Penyuluhan ASI Ekslusif
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

5
Hartatik
Penyuluhan gizi Bumil
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

6
Lilis
Penyuluhan imunisasi
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

7
Suyatini
Penyuluhan makanan sehat
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

8
Nariyah
Penyuluhan ibu menyusui
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

9
Sri Hartini
Penyuluhan………..
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

10
Emmi Taruli S.
Penyuluhan……….
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-





Rp.250.000,-





DAFTAR PENERIMAAN TRANSPORT PERTEMUAN RAKOR KELURAHAN

No.
Nama Kader
Uraian
Keterangan
Jumlah
Tanda tangan
1
Sudarsih
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

2
Misti
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

3
Umi Sokati
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

4
Siti Hartuti
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

5
Hartatik
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

6
Lilis
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

7
Suyatini
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

8
Nariyah
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

9
Sri Hartini
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

10
Emmi Taruli S.
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-





Rp.250.000,-









DAFTAR PENERIMAAN TRANSPORT KUNJUNGAN RUMAH

No.
Nama Kader
Uraian
Keterangan
Jumlah
Tanda tangan
1
Sudarsih
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

2
Misti
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

3
Umi Sokati
Kunjungan rumah PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

4
Siti Hartuti
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

5
Hartatik
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

6
Lilis
Kunjungan rumah PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

7
Suyatini
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

8
Nariyah
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

9
Sri Hartini
Kunjungan rumah PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

10
Emmi Taruli S.
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-





Rp.250.000,-




DAFTAR PENERIMAAN PEMBINAAN

No.
Nama Kader
Uraian
Keterangan
Jumlah
Tanda tangan
1
Sudarsih
Pembinaan ibu hamil
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

2
Misti
Pembinaan jumantik
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

3
Umi Sokati
Pembinaan PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

4
Siti Hartuti
Pembinaan ASI eksklusif
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

5
Hartatik
Pembinaan gizi bumil
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

6
Lilis
Pembinaan imunisasi
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

7
Suyatini
Pembinaan makanan sehat
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

8
Nariyah
Pembinaan ibu menyusui
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

9
Sri Hartini
Pembinaan……..
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

10
Emmi Taruli S.
Pembinaan……..
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-





Rp.250.000,-