Kamis, 13 Juni 2013

LAPORAN POSYANDU

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
PENGGUNAAN DANA OPERASIONAL POSYANDU ANYELIR


I.       Latar Belakang
Laporan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan sosial operasional Posyandu sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) maka kami membuat laporan ini sebagai bentuk ucapan rasa syukur atas bantuan tersebut, serta pertanggungjawaban dana yang telah diterima dan dialokasikan sesuai dengan kebutuhan operasional Posyandu.
II.    Tujuan
Untuk melengkapi kegiatan Posyandu:
1.      Melengkapi kegiatan Posyandu
2.      Meningkatkan kinerja Posyandu
3.      Memfasilitasi Posyandu dalam melaksanakan:
a.       Rakor KB-Kesehatan
b.      Pembinaan-pebinaan
c.       Kunjungan rumah tangga

III. Hasil Kegiatan

1.      Mengadakan pertemuan Posyandu
2.      Pembenahan administrasi
3.      Membuat laporan
4.      Evaluasi
5.      Laporan pertanggungjawaban terlampir

Pasir Gunung Selatan,……………………..
Mengetahui                                                    
Lurah Pasir Gunung Selatan                                       Ketua Posyandu Anyelir


_______________________                                      _____________________
                  (Drs. Mulyamto)                                                          (Ny. Sudarsih)


OPERASIONAL POSYANDU

NO.
TANGGAL
URAIAN
BANYAKNYA
JUMLAH
1

ATK

Rp.     107.500,-
2

PMT
12 x Rp. 50.000,-
Rp.     600.000,-
3

Fotokopi buku SIP dan Laporan kegiatan
4 (empat) berkas x Rp.25.000,-
Rp.     100.000,-
4

Dokumentasi

Rp.      38.000,-
5

Alat-alat perawatan Posyandu

Rp.    154.000,-
JUMLAH
Rp. 1.000.000,-


IV.    PENUTUP

Demikian laporan pertanggungjawaban Dana Bantuan Sosial Operasiona Posyandu ini kami buat untuk menjadikan periksan dan guna sebagaimana mestinya.


Pasir Gunung Selatan,……………………..
Mengetahui                                                    
Lurah Pasir Gunung Selatan                                       Ketua Posyandu Anyelir


_______________________                                      _____________________
                  (Drs. Mulyamto)                                                          (Ny. Sudarsih)















DANA BANSOS OPERASIONAL KADER POSYANDU


DAFTAR PENERIMAAN PENYULUHAN

No.
Nama Kader
Uraian
Keterangan
Jumlah
Tanda tangan
1
Sudarsih
Penyuluhan gizi balita
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

2
Misti
Penyuluhan jumantik
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

3
Umi Sokati
Penyuluhan PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

4
Siti Hartuti
Penyuluhan ASI Ekslusif
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

5
Hartatik
Penyuluhan gizi Bumil
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

6
Lilis
Penyuluhan imunisasi
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

7
Suyatini
Penyuluhan makanan sehat
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

8
Nariyah
Penyuluhan ibu menyusui
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

9
Sri Hartini
Penyuluhan………..
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

10
Emmi Taruli S.
Penyuluhan……….
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-





Rp.250.000,-





DAFTAR PENERIMAAN TRANSPORT PERTEMUAN RAKOR KELURAHAN

No.
Nama Kader
Uraian
Keterangan
Jumlah
Tanda tangan
1
Sudarsih
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

2
Misti
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

3
Umi Sokati
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

4
Siti Hartuti
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

5
Hartatik
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

6
Lilis
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

7
Suyatini
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

8
Nariyah
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

9
Sri Hartini
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

10
Emmi Taruli S.
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-





Rp.250.000,-









DAFTAR PENERIMAAN TRANSPORT KUNJUNGAN RUMAH

No.
Nama Kader
Uraian
Keterangan
Jumlah
Tanda tangan
1
Sudarsih
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

2
Misti
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

3
Umi Sokati
Kunjungan rumah PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

4
Siti Hartuti
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

5
Hartatik
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

6
Lilis
Kunjungan rumah PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

7
Suyatini
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

8
Nariyah
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

9
Sri Hartini
Kunjungan rumah PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

10
Emmi Taruli S.
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-





Rp.250.000,-




DAFTAR PENERIMAAN PEMBINAAN

No.
Nama Kader
Uraian
Keterangan
Jumlah
Tanda tangan
1
Sudarsih
Pembinaan ibu hamil
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

2
Misti
Pembinaan jumantik
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

3
Umi Sokati
Pembinaan PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

4
Siti Hartuti
Pembinaan ASI eksklusif
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

5
Hartatik
Pembinaan gizi bumil
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

6
Lilis
Pembinaan imunisasi
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

7
Suyatini
Pembinaan makanan sehat
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

8
Nariyah
Pembinaan ibu menyusui
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

9
Sri Hartini
Pembinaan……..
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

10
Emmi Taruli S.
Pembinaan……..
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-





Rp.250.000,-



networking


Pengertian Network
Network adalah jaringan dari system komunikasi data yang melibatkan sebuah atau lebih system komputer yang dihubungkan dengan jalur transmisi alat komunikasi membentuk satu system. Dengan network, komputer yang satu dapat menggunakan data di komputer yang lain. Dapat mencetak laporan di printer komputer yang lain, dapat memberi berita ke komputer yang lain walaupun berlainan area. Network merupakan cara yang sangat berguna untuk mengintegrasi kan system informasi dan menyalurkan arus informasi dari satu area ke area lainnya.
Untuk membentuk suatu system network dibutuhkan suatu software communication yang khusus, yaitu protocol. Pertama kali network dikembangkan oleh pabrik komputer untuk membentuk jaringan kerja dari system-sistem komputer yang dikeluarkan pabrik bersangkutan. Misalnya IBM pada tahun 1975 mengembangkan SNA (system Network Architecture) yang merupakan protocol untuk menghubungkan beberapa tipe komputer IBM dalam bentuk suatu system network. Pabrik komputer yang lainnya, seperti misalnya Sperry Univac, WANG dan DEC juga mempunyai software communication tersendiri, misalnya DECnet. Sekarang network yang dikembangakn oleh suatu pabrik komputer dapat dihubungkan dengan komputer-komputer yang dibuat oleh pabrik lainnya bahkan dapat menggunakan protocol yang lain, misalnya AIS Net1 (Advanced Information System/Net1) yang dikembangkan oleh AT dan T pada tahun 1982.
WAN , LAN dan MAN
WAN (Wide Area Network) merupakan jaringan dari system komunikasi data yang masing-masing node berlokasi jauh (remote location) satu dengan yang lainnya. WAN disebut juga dengan nama remote network atau external network atau long distance network.
LAN (Local Area Network) adalah suatu network yang terbatas dalam jarak area setempat (local). Network ini banyak digunakan dalam satu perusahaan yang menghubungkan antara departemen-depatremen dalam 1 gedung. LAN berbeda dengan external network. LAN dapat menggunakan kabel untuk transmisi datanya (sebagai link) sedang external nework masih perlu menggunakan jalur-jalur komunikasi tambahan misalnya telepon, satelit dan lain-lainnya. Biasanya LAN berbentuk star network atau bus network.
MAN (Metropolitan area network) atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepaMetropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
Topologi Network
WAN dan LAN dapat berbentuk yang paling sederhana, yaitu star network, hierarchical tree network, loop network, bus network, web network sampai yang paling komplek, yaitu meta network (network dari suatu network). Bentuk dari jaringan disebut dengan istilah topologi.
a. Star Network
Beberapa node dihubungkan dengan suatu node pusat (central node atau host node) yang membentuk jaringan seperti bentuk bintang (star). Semua komunikasi ditangani dan diatur langsung oleh central node. Central node melakukan semua tanggung jawab untuk mengatur arus informasi diantara node yang lainnya. Jika node yang satu ingin berkomunikasi dengan node yang lainnya. Maka harus melewati central node. Central node biasanya berupa komputer besar atau mainframe computer yang dihubungkan dengan node lainnya yang berupa beberapa terminal atau komputer mini atau komputer mikro melalui suatu link.


b. Hierarchical Tree Network
Dari namanya network ini berbentuk seperti pohon yang bercabang , yang terdiri dari central node dihubungkan dengan node yang lain secara berjenjang, central noode biasanya berupa large computer atau mainframe computer sebagai host computer yang merupakan jenjang tertingnggi (lop hierarchical) yang bertugas mengkoordinasi dan mengendalikan node jenjang dibawahnya yang dapat berupa mini computer atau micro computer.



c. Bus Network
Bentuk ini menghubungkan beberapa node dalam jalur data (bus), masing-masing node dapat melakukan tugas-tugas operasi yang berbeda-beda. Seperti halnya pada loop network, tidak ada central node dan semua node mempunyai status yang sama.


d. Ring Network
Bentuk ini merupakan gabungan bentuk loop network dan bus network. Jika salah satu node tidak berfungsi atau rusak, maka tidak akan mempengaruhi komunikasi node yang lain karena terpisah dari jalur data. Hal ini berbeda dengan loop network. Bila salah satu node rusak, maka akan mempengaruhi node yang lainnya.

e. Topologi Mesh
Topologi Jaringan ini merupakan hubungan antarsentral secara penuh. Jumlah saluran harus di sediakan untuk membentuk Jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1,n = Jumlah sentral).
Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian, disamping kurang ekonomis juga relatif malah dalam pengopersiannya.



Minggu, 28 April 2013

CARA BELAJAR YANG MENYENANGKAN


CARA BELAJAR YANG MENYENANGKAN


Kamu ingin mendapatkan suatu cara efektif untuk belajar dengan menyenangkan? Berikut ini adalah 7 (tujuh) langkah yang dapat kamu lakukan dan kembangkan sendiri yang diadaptasi dari buku Seven Habits of Highly effective People karangan Steven Covey
Bertanggung jawab atas dirimu sendiri.
Tanggung jawab merupakan tolok ukur sederhana di mana kamu sudah mulai berusaha menentukan sendiri prioritas, waktu dan sumber-sumber terpercaya dalam mencapai kesuksesan belajar.
Pusatkan dirimu terhadap nilai dan prinsip yang kamu percaya.
Tentukan sendiri mana yang penting bagi dirimu. Jangan biarkan teman atau orang lain mendikte kamu apa yang penting.
Kerjakan dulu mana yang penting.
Kerjakanlah dulu prioritas-prioritas yang telah kamu tentukan sendiri. Jangan biarkan orang lain atau hal lain memecahkan perhatianmu dari tujuanmu.
Anggap dirimu berada dalam situasi “co-opetition” (bukan situasi “win-win” lagi).
“Co-opetition” merupakan gabungan dari kata “cooperation” (kerja sama) dan “competition” (persaingan). Jadi, selain sebagai teman yang membantu dalam belajar bersama dan banyak memberikan masukkan /ide baru dalam mengerjakan tugas, anggaplah dia sebagai sainganmu juga dalam kelas. Dengan begini, kamu akan selalu terpacu untuk melakukan yang terbaik (do your best) di dalam kelas.
Pahami orang lain, maka mereka akan memahamimu.
Ketika kamu ingin membicarakan suatu masalah akademis dengan guru/dosenmu, misalnya mempertanyakan nilai matematika atau meminta dispensasi tambahan waktu untuk mengumpulkan tugas, tempatkan dirimu sebagai guru/dosen tersebut. Nah, sekarang coba tanyakan pada dirimu, kira-kira argumen apa yang paling pas untuk diberikan ketika berada dalam posisi guru/dosen tersebut.
Cari solusi yang lebih baik.
Bila kamu tidak mengerti bahan yang diajarkan pada hari ini, jangan hanya membaca ulang bahan tersebut. Coba cara lainnya. Misalnya, diskusikan bahan tersebut dengan guru/dosen pengajar, teman, kelompok belajar atau dengan pembimbing akademismu. Mereka akan membantumu untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.
Tantang dirimu sendiri secara berkesinambungan.
Dengan cara ini, belajar akan terasa mengasyikkan, dan mungkin kamu mendapatkan ide-ide yang cemerlang.



CARA MENGAHAFAL DALAM BEBERAPA DETIK DENGAN LONG TERM MEMORY

Sebelumnya...coba hafalkan kalimat dibawah ini dalam 20 detik:

Kucing
Sepeda
Buaya
Anjing
Bioskop
Televisi
Kasur
AC
Mobil
Api
Ayam
Sendok
SMK 
Apa kamu bisa? Sepintas sepertinya sangat sulit. Seandainya kita bisa, kemampuan mengingatnya sangat terbatas. Kita tidak mampu mengingatnya dalam jangka waktu yang panjang. Karena kita hanya menggunakan SHORT TERM MEMORY.

Disini akan di share pada kalian bagaimana cara menghafalkan kata2 tersebut dalam waktu singkat, dan akan terus bertahan (menggunakan LONG TERM MEMORY)

Kemampuan otak kiri adalah berpikir secara analitik, logis, tepat, repetitif, terkumpul, mendetail, ilmiah, terikat, literal, berurutan. 

Sementara otak kanan berpikir secara kreatif, imajinatif, umum, intuitif, konseptual, gambaran besar, heuristik, empatetik, figuratif, tidak menentu.

Intinya otak kanan menekankan tentang kreatifitas, imajinasi, dsb. Berbeda dengan otak kiri yang menekankan pada analisa, berfikir, matematika dsb.

Dalam belajar sering kali kita terlalu menggunakan otak kiri, padahal yang diperlukan adalah keseimbangan antara keduanya. Untuk itu daya imajinasi, kreatifitas yang ada pada otak kanan harus juga dimanfaatkan.

Baik...ini adalah tips untuk menghafalkan deretan kata2 tersebut dalam waktu singkat dan dengan daya ingat dalam jangka waktu yang lama...mari pelan-pelan kita pahami...

Sekarang coba kalian imajinasikan dan benar-benar dibayangkan (baca secara bersambung) :

Kucing naik
Sepeda, ketemu
Buaya, buaya jatuh cinta sama
Anjing, mereka ke
Bioskop, di bioskop nonton
Televisi, di TV ada iklan
Kasur, kasur letaknya dibawah
AC, ACnya di dalam
Mobil, mobilnya tahan
Api, apinya buat bakar
Ayam, ayam makannya pake
Sendok, yang ada di
SMK

Sekarang coba kalian ulangi lagi. Kemampuan mengingat kata-kata tersebut akan lebih cepat dalam tersimpan dalam LONG TERM MEMORY.


Minggu, 31 Maret 2013

KIAT MENGHINDARI KESULITAN BELAJAR


KIAT MENGHINDARI KESULITAN BELAJAR


Jenis-jenis kesulitan belajar meliputi:
1.    Kekacauan belajar (Learning Disorder)
Adalah keadaan dimana proses belajar seseorang terganggu karena timbulnya respons yang bertentangan. Pada dasarnya, yang mengalami kekacauan belajar, potensi dasarnya tidak dirugikan, akan tetapi belajarnya terganggu atau terhambat oleh adanya respons-respons yang bertentangan, sehingga hasil belajar yang dicapainya lebih rendah  dari potensi yang dimilikinya. Contoh: siswa yang sudah terbiasa dengan olahraga keras seperti karate, tinju dan sejenisnya, mungkin akan mengalami kesulitan dalam belajar menari yang menuntut gerakan lemah gemulai.
2.    Learning Disfunction merupakan gejala dimana proses belajar yang dilakukan siswa tidak berfungsi dengan baik, meskipun sebenarnya siswa tersebut tidak menunjukkan adanya subnormalitas mental , gangguan alat dria,atau gangguan psikologis lainnya. Contoh;  siswa yang memiliki postur tubuh yang tinggi atletis dan sangat cocok menjadi atlet bolla volley, namun karena tidak pernah dilatih bermain bola volley,  maka dia tidak dapat menguasai permainan volley dengan baik.
3.    Under Achiver mengacu kepada siswa yang sesungguhnya memiliki tingkat potensi intelektual yang tergolong diatas normal, tetapi prestasi belajarnya tergolong rendah. Contoh:  siswa yang telah dites  kecerdasannya dan menunjukkan tingkat kecerdasan tergolong unggul (IQ = 130 -140), namun prestasi belajarnya biasa-biasa saja atau malah sangat rendah.
4.    Slow Learner atau lambat belajar adalah siswa yang lambat dalam proses belajar, sehingga ia membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan sekelompok siswa lain yang memiliki taraf potensi intelektual yang sama.
5.    Learning Disabilities atau ketidakmampuan belajar mengacu pada gejala dimana siswa tidak mampu  belajar atau menghindari belajar, sehingga hasil belajar dibawah potensi intelektualnya.
Bimbingan belajar merupakan upaya untuk menentukan siswa yang  diduga memrlukan layanan bimbingan belajar. Untuk dapat menetapkan gejala kesulitan belajar dan menandai siswa yang mengalami kesulitan belajar, maka diperlukan criteria sebagai batas atau patokan, sehingga dengan criteria ini dapat ditetapkan batas dimana siswa  diperkirakan mengalami kesulitan belajar.
 Terdapat 4 (empat) ukuran yang dapat menentukan kegagalan atau kemajuan belajar siswa :
1)   Tujuan pendidikan
      Siswa yang dapat mencapai target tujuan pembelajaran dianggap sebagai siswa yang berhasil, sedangkan apabila siswa tidak dapat mencapai target tujuan pembelajaran dikatakan mengalami kesulitan belajar.
2)   Kedudukan dalam kelompok
      Siswa dikatakan mengalami kesulitan belajar, apabila memperoleh prestasi belajar dibawah prestasi rata-rata kelompok secara keseluruhan.
3)   Tingkat pencapaian hasil belajar dibandingkan dengan potensi
      Siswa dikatakan mengalami kesulitan belajar, apabila prestasi yang dicapainya tidak sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Hal ini biasa disebut Underachiver
4)   Kepribadian
      Siswa dikatakan mengalami kesulitan belajar, apabila menunjukkan gejala/pola-pola perilaku atau kepribadian yang menyimpang dari seharusnya.
Kiat menghindari kesulitan belajar
1)   Tentukan tujuan belajar.

2)   Kenali system ingatan

3)   Kenali rentang konsentrasi.

4)    Kenali tipe belajar sendiri

5)   Kenali sifat buku
     
6)   Jauhi sifat malas

7)   Penuhi Keinginan sesaat

8)   Catat Tugas yang belum selesai

9)   Belum siap jangan belajar

Minggu, 20 Januari 2013

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN BASIS DATA


KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN BASIS DATA

Basis Data atau Database bisa diistilahkan dengan sebuah lemari besar yang terdiri dari rak-rak dan berisi dokumen. Dimana dokumen tersebut telah diidentifikasi terlebih dahulu untuk membedakan antara dokumen satu dengan dokumen yang lainnya, yaitu dengan menggunakan Primary Key tersebut.

Berikut adalah Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Basis Data atau Database tersebut:

1. Keuntungan:
  • Control data terpusat
  • Redundansi data dapat dikurangi dan dikontrol
  • Ketidakkonsistensian data dapat dihindarkan
  • Data dapat dipakai bersama (share)
  • Penerapan standarisasi
  • Pembatasan keamanan data (security)
  • Integritas data dapat dipelihara
  • Independensi data/program

2. Kerugian:
  • Mahal, butuh biaya untuk software hardware dan user yang berkualitas
  • Kompleks, kemampuan hardware lebih besar, menjadi lebih rumit sehingga membutuhkan keahlian yang lebih tinggi.
Penggunaan Basis data atau Database itu disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Karena tujuan dibuatnya database itu sendiri untuk mempermudah manipulasi data.


Keuntungan Pemakaian Basis Data :
1. Terkontrolnya kerangkapan data.
2. Terpeliharanya keselarasan data apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan.
3. Data dapat dipakai secara bersama.
4. Keamanan data terjamin.
5. Terpeliharanya integritas data.
6. Terpeliharanya keseimbangan (ketersediaan) data dari berbagai macam kebutuhan data yang berbeda dalam setiap aplikasi.
Kerugian Pemakaian Basis Data :
1. Storage (tempat penyimpanan data) yang digunakan besar.
2. Dibutuhkan tenaga yang terampil dalam mengelola data.
3. Perangkat lunaknya mahal.
4. Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen lain yang terkait


http://duniadatabase.blogspot.com/2011/06/keuntungan-dan-kerugian-penggunaan.html

PENGANTAR BASIS DATA


PENGANTAR BASIS DATA


1.1 Basis Data
Basis data dapat didefinisikan dalam sejumlah sudut pandang, seperti menurut Connolly (2002,p14), definisi basis data adalah kumpulan data yang dihubungkan secara bersama-sama, dan gambaran dari data yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan informasi dari suatu organisasi. Berbeda dengan sistem file yang menyimpan data secara terpisah, pada basis data data tersimpan secara terintegrasi. Basis data bukan menjadi milik dari suatu departemen tetapi sebagai sumber daya perusahaan yang dapat digunakan bersama.
Menurut Date (1990,p5), definisi dari basis data adalah kumpulan terintegrasi dari file yang merupakan representasi data dari suatu model enterprise.
Sedangkan menurut Fathansyah (1999,p2), basis data adalah :
  • Himpunan kelompok data (arsip) yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian rupa agar kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan mudah.
  • Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan.
  • Kumpulan file/ tabel/ arsip yang saling berhubungan yang disimpan dalam media penyimpanan elektronis.
Data dalam basis data disimpan dalam tiga struktur, yaitu file, tabel atau objek. File terdiri dari record dan field, tabel terdiri dari baris dan kolom. Objek terdiri dari data dan instruksi program yang memfungsikan data. Tabel terdiri dari kolom-kolom yang saling terkait, seperti file yang terdiri dari record yang saling terkait. File didalam basis data dapat terhubung kepada beberapa tabel. Dalam sebuah tabel, data pada tiap kolom terdiri dari ukuran dan tipe yang sejenis (char/ numeric).
Menurut Connoly (2002,p16), Database Management System adalah sistem software yang dapat mendefinisikan, membuat, memelihara dan mengontrol akses ke basis data.
Fasilitas yang disediakan oleh DBMS adalah:
  • Dapat mendefinisikan basis data dengan menggunakan Data Definition Language (DDL). DDL dapat memberi fasilitas kepada pengguna untuk menspesifikasikan tipe data, struktur dan batasan aturan mengenai data yang bisa disimpan ke dalam basis data.
  • Pengguna dapat menambah, mengedit, menghapus dan mendapatkan kembali data dengan menggunakan data manipulation language.
  • Dapat mengontrol akses ke basis data, yaitu mencegah pengguna tanpa otoritas, sistem integrasi untuk memelihara konsistensi penyimpanan data, sistem control untuk memperbolehkan pengguna untuk akses, sistem kontrol untuk pengembalian data yang bisa mengembalikan data ke keadaan semula apabila ada kegagalan software atau hardware, catalog yang dapat diakses pengguna yang mendeskripsikan data dalam basis data.
Keuntungan:
  • Konsistensi data
  • Pengontrolan duplikasi data
  • Semakin banyak informasi yang didapat dari data yang sama
Perancangan basis data merupakan proses menciptakan perancangan untuk basis data yang akan mendukung operasi dan tujuan perusahaan (Connolly,2002,p279). Dalam merancang suatu basis data, digunakan metodologi-metodologi yang membantu dalam tahap perancangan basis data. Metodologi perancangan adalah pendekatan struktur dengan menggunakan prosedur, teknik, alat, serta bantuan dokumen untuk membantu dan memudahkan dalam proses perancangan. Dengan menggunakan teknik metode disain ini dapat membantu dalam merencanakan, mengatur, mengontrol, dan mengevaluasi database development project (Connolly,2002,p418).


1.3 Konsep Dasar Basis Data (database)

a. Pengertian Basis Data (database)
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinnya.

Data perlu disimpan didalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data didalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa, supaya informasi yang dihasilkan berkualitas.




Pengertian Data

Data adalah suatu penggambaran fakta atau instruksi atau pengertian yang dapat disampaikan atau diolah manusia atau peralatan yang digunakan manusia. Data dapat berupa huruf, simbol, angka atau alphanumeric.

Pengertian DBMS

DBMS adalah Sistem pengorganisasian dan pengolahan data base pada komputer. Sistem ini dirancang untuk mampu melakukan berbagai data dengan beberapa referensi data yang sama. DBMS ini mampu diakses oleh berbagai aplikasi.


b. Perancangan Basis Data (database)
Hal yang paling penting pada saat melakukan desain file (database) adalah pengetahuan akan struktur dari file yang didesain. Sebuah file menyimpan record-record yang jenisnya sama.

Menurut jenisnya, file (database) dapat digolongkan ke dalam 4 (empat) macam:
1). File Master
File master menampung data-data yang relatif tidak mudah berubah dan menjadi acuan bagi file yang lain (file transaksi).

2). File Transaksi
File transaksi merupakan file sementara untuk mengumpulkan transaksi yang terjadi yang melibatkan beberapa file master beserta data tambahan pada tiap transaksi.

3. File Tabel
File table merupakan file permanent yang memuat data referensi yang diperlukan untuk memproses transaksi, memperbaharui file master atau untuk membuat suatu output.

4. File Laporan
File laporan merupakan file sementara yang dipakai untuk menyimpan output yang belum dicetak.

Sistem Basis Data adalah suatu sistem menyusun dan mengelola record -record menggunakan komputer untuk menyimpan atau merekam serta memelihara dan operasional lengkap sebuah organisasi perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk proses mengambil keputusan.

Fase Proses Merancang Basis Data :
a) Mengumpulkan dan menganalisis
  • Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya.
  • Meninjau dokumentasi yang ada.
  • Analisis lingkungan operasi dan pemprosesan data
  • Daftar pertanyaan dan wawancara.
b) Merancang basis data secara konseptual
Tujuan dan fase ini adalah menghasilkan conceptual schema untuk basis data yang tergantung pada sebuah DBMS (Database Management System).

c) Memilih DBMS (Databse Management System)
Pemilihan DBMS ditentukan oleh bebrapa faktor, diantaranya : faktor teknik, ekonomi dan politik organisasi.

Contoh faktor teknik : keberadaan DBMS (Relation, Network, Hierarchical, dan lain-lain), struktur penyimpanan dan jalur akses yang mendukung DBMS, pemakai, dan lain-lain.

Faktor-faktor ekonomi dan organisasi yang mempengaruhi satu sama lain dalam pemilihan DBMS : struktur data, personal yang telah terbiasa dengan suatu sistem, dan tersedianya layanan penjual.

d) Merancang basis data secara logika (pemetaan model data)

e) Merancang basis data secara fisik
Merancang basis data secara fisik merupakan proses memilih struktur-struktur penyimpanan dan jalur-jalur akses ke file-file basis data untuk mencapai performa terbaik di berbagai aplikasi.

f) Implementasi basis data
Spesifikasi secara konseptual diuji dan dihubungkan dengan kode program dengan perintah embedded DML (Data Manipulation Language).
Istilah-istilah Basis data

Beberapa hal yang termaksud unsur-unsur dari basis data adalah sebagai berikut :
=> Entititas
Entititas adalah orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya direkam. Pada bidang kesehatan Entity adalah Pasien, Dokter, Kamar.

=> Field
Setiap entity mempunyai atribut atau sebutan untuk mewakili suatu entity. Seorang siswa dapat dilihat dari atributnya misalnya, NIM, Nama_siswa, Alamat.

=> Record
Record adalah kumpulan isi elemen data (atribut) yang saling berhubungan menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap. Contoh Kumpulan atribut NIP, Nama, dan alamat berisikan “01001245566”, Sanusi, Jl. Hati suci No 2 Kupang.

=> Data Value
Merupakan data aktual atau infomasi yang disimpan ditiap data elemen. Isi atribut disebut nilai data.

=> Kunci Elemen Data ( Key Data Element )
Tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan entitas.
Contoh Entitas Mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm, nama, alamat, tanggal lahir menggunakan Kunci Elemen Data npm.

=> Komponen-komponen Sistem Basis Data ( Database )
Basis data merupakan sistem yang terdiri atas kumpulan file atau tabel yang saling berhubungan dan Database Management System ( DBMS ) yang memungkinkan beberapa pemakai untuk mengakses dan manipulasi file-file tersebut ( Fathansyah, 1999 ). Dalam Sistem Basis data memiliki beberapa komponen yaitu :
+> Perangkat Keras  ( Hardware )
Perangkat keras yang biasanya terdapat dalam sistem basis data adalah memori sekunder hardisk.

+> Sistem Operasi ( Operating System )
Sistem Operasi (Operating System) merupakan program yang mengaktifkan atau mengfungsikan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya (resource) dan melakukan operasi-operasi dalam komputer. Sistem Operasi yang banyak digunakan seperti: MS-DOS, MS-Windows 95, MS-Windows NT, dan Unix.

+> Basis Data ( Database )
Sebuah basis data ( Database ) dapat memiliki beberapa basis data. Setiap basis data dapat berisi atau memiliki sejumlah objek basis data seperi file atau tabel.

+> Database Management System ( DBMS )
Pengolahan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara langsung, tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak yang disebut DBMS yang menentukan bagaimana data disimpan, diubah dan diambil kembali.

+> Pemakai ( User )
Bagi pemakai dapat berinteraksi dengan basis data dan memanipulasi data dalam program yang ditulis dalam bahasa pemograman.



1. Perangkat Keras (Hardware)
Perangkat keras merupakan pendukung operasi pengolahan data. Kebutuhan perangkat keras dalam sistem basis data

2. Sistem Pengelola Basis Data (Database Management System/DBMS)
Pengelolaan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara langsung, tetapi
ditangani oleh sebuah Perangkat Lunak (Sistem) yang khusus/spesifik.

3. Basis Data (Database)
Sebuah sistem basis data dapat memiliki beberapa basis data. Setiap basis data dapat memiliki sejumlah objek basis data (seperti file / tabel, indeks, dan lain-lain). Di samping menyimpan data, setiap basis data juga menyimpan definisi struktur (baik untuk basis data maupun objek-objeknya secara detail).

4. Pengguna Database
Pengguna database bisa berupa orang (user) atau program lain yang mengakses file atau tabel yang ada di dalam basis data.


1.4 KEUNTUNGAN BASIS DATA

Basis Data atau Database bisa diistilahkan dengan sebuah lemari besar yang terdiri dari rak-rak dan berisi dokumen. Dimana dokumen tersebut telah diidentifikasi terlebih dahulu untuk membedakan antara dokumen satu dengan dokumen yang lainnya, yaitu dengan menggunakan Primary Key tersebut.

Berikut adalah Keuntungan dan Kerugian Penggunaan Basis Data atau Database tersebut:

1. Keuntungan:
  • Control data terpusat
  • Redundansi data dapat dikurangi dan dikontrol
  • Ketidakkonsistensian data dapat dihindarkan
  • Data dapat dipakai bersama (share)
  • Penerapan standarisasi
  • Pembatasan keamanan data (security)
  • Integritas data dapat dipelihara
  • Independensi data/program

2. Kerugian:
  • Mahal, butuh biaya untuk software hardware dan user yang berkualitas
  • Kompleks, kemampuan hardware lebih besar, menjadi lebih rumit sehingga membutuhkan keahlian yang lebih tinggi.
Penggunaan Basis data atau Database itu disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Karena tujuan dibuatnya database itu sendiri untuk mempermudah manipulasi data.


Keuntungan Pemakaian Basis Data :
1. Terkontrolnya kerangkapan data.
2. Terpeliharanya keselarasan data apabila ada perubahan data pada aplikasi yang berbeda maka secara otomatis perubahan itu berlaku untuk keseluruhan.
3. Data dapat dipakai secara bersama.
4. Keamanan data terjamin.
5. Terpeliharanya integritas data.
6. Terpeliharanya keseimbangan (ketersediaan) data dari berbagai macam kebutuhan data yang berbeda dalam setiap aplikasi.
Kerugian Pemakaian Basis Data :
1. Storage (tempat penyimpanan data) yang digunakan besar.
2. Dibutuhkan tenaga yang terampil dalam mengelola data.
3. Perangkat lunaknya mahal.
4. Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen lain yang terkait



1.5 Beberapa Pengguna Basis Data

1.    System engineer: Tenaga ahli yang bertanggung jawab atas pemasangan system basis data,dan juga mengadakan peningkatan dan melaporkan kesalahan dan system tersebut kepada pihak penjual.
2.    Database Administrator : Tenaga ahli yang mempunyai tugas untuk mengontrol system basis data secara keseluruhan, meramalkan kebutuhan akan system basis data,merencanakan dan mengaturnya.
3.    End user(pemakai akhir)
End user terbagi dalam beberapa jenis yaitu:
1.    Programmer aplikasi : pemakai yg berinteraksi dengan basis data melalui data manipulate language(DML) yg disertakan (embedded) dalam program yg di tulis pd bahasa program yg di tulis pd bahasa pemrograman induk(c,pascal,cobol.
2.    Pemakai mahir (casual user): pemakai yg berinteraksi dengan system tanpa menulis modul program. Mereka menyatakan query (untuk akses data) dengan bahasa query yg telah disediakan oleh DBMS.
3.    Pemakai umum : pemakai yang berinteraksi denagn system basis data melalui pemanggilan 1 program aplikasi permanen yang telah ditulis sebelumnya.
4.    Pemakai khusus : pemakai  yang menulis aplikasi basis data non konvensional,tetapi untuk keperluan-keperluan khusus seperti aplikasi AI,SP,pengolahan citra,dll.

DAFTAR PUSTAKA :
  1. http://repository.binus.ac.id/2006-1/moduleplan/M0094.Pengantar_Sistem_Basis_Data_
  2. http://duniadatabase.blogspot.com/2011/06/keuntungan-dan-kerugian-penggunaan.html
  3. http://id.scribd.com/doc/40169244/Pengantar-Sistem-Basis-Data
  4. http://id.wikipedia.org/wiki/Basis_data
  5. http://duniadatabase.blogspot.com/2011/07/pengguna-database-atau-basis-data.html