Kamis, 13 Juni 2013

LAPORAN POSYANDU

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN
PENGGUNAAN DANA OPERASIONAL POSYANDU ANYELIR


I.       Latar Belakang
Laporan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan sosial operasional Posyandu sebesar Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) maka kami membuat laporan ini sebagai bentuk ucapan rasa syukur atas bantuan tersebut, serta pertanggungjawaban dana yang telah diterima dan dialokasikan sesuai dengan kebutuhan operasional Posyandu.
II.    Tujuan
Untuk melengkapi kegiatan Posyandu:
1.      Melengkapi kegiatan Posyandu
2.      Meningkatkan kinerja Posyandu
3.      Memfasilitasi Posyandu dalam melaksanakan:
a.       Rakor KB-Kesehatan
b.      Pembinaan-pebinaan
c.       Kunjungan rumah tangga

III. Hasil Kegiatan

1.      Mengadakan pertemuan Posyandu
2.      Pembenahan administrasi
3.      Membuat laporan
4.      Evaluasi
5.      Laporan pertanggungjawaban terlampir

Pasir Gunung Selatan,……………………..
Mengetahui                                                    
Lurah Pasir Gunung Selatan                                       Ketua Posyandu Anyelir


_______________________                                      _____________________
                  (Drs. Mulyamto)                                                          (Ny. Sudarsih)


OPERASIONAL POSYANDU

NO.
TANGGAL
URAIAN
BANYAKNYA
JUMLAH
1

ATK

Rp.     107.500,-
2

PMT
12 x Rp. 50.000,-
Rp.     600.000,-
3

Fotokopi buku SIP dan Laporan kegiatan
4 (empat) berkas x Rp.25.000,-
Rp.     100.000,-
4

Dokumentasi

Rp.      38.000,-
5

Alat-alat perawatan Posyandu

Rp.    154.000,-
JUMLAH
Rp. 1.000.000,-


IV.    PENUTUP

Demikian laporan pertanggungjawaban Dana Bantuan Sosial Operasiona Posyandu ini kami buat untuk menjadikan periksan dan guna sebagaimana mestinya.


Pasir Gunung Selatan,……………………..
Mengetahui                                                    
Lurah Pasir Gunung Selatan                                       Ketua Posyandu Anyelir


_______________________                                      _____________________
                  (Drs. Mulyamto)                                                          (Ny. Sudarsih)















DANA BANSOS OPERASIONAL KADER POSYANDU


DAFTAR PENERIMAAN PENYULUHAN

No.
Nama Kader
Uraian
Keterangan
Jumlah
Tanda tangan
1
Sudarsih
Penyuluhan gizi balita
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

2
Misti
Penyuluhan jumantik
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

3
Umi Sokati
Penyuluhan PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

4
Siti Hartuti
Penyuluhan ASI Ekslusif
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

5
Hartatik
Penyuluhan gizi Bumil
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

6
Lilis
Penyuluhan imunisasi
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

7
Suyatini
Penyuluhan makanan sehat
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

8
Nariyah
Penyuluhan ibu menyusui
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

9
Sri Hartini
Penyuluhan………..
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

10
Emmi Taruli S.
Penyuluhan……….
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-





Rp.250.000,-





DAFTAR PENERIMAAN TRANSPORT PERTEMUAN RAKOR KELURAHAN

No.
Nama Kader
Uraian
Keterangan
Jumlah
Tanda tangan
1
Sudarsih
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

2
Misti
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

3
Umi Sokati
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

4
Siti Hartuti
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

5
Hartatik
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

6
Lilis
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

7
Suyatini
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

8
Nariyah
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

9
Sri Hartini
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

10
Emmi Taruli S.
Rakor Kelurahan
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-





Rp.250.000,-









DAFTAR PENERIMAAN TRANSPORT KUNJUNGAN RUMAH

No.
Nama Kader
Uraian
Keterangan
Jumlah
Tanda tangan
1
Sudarsih
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

2
Misti
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

3
Umi Sokati
Kunjungan rumah PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

4
Siti Hartuti
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

5
Hartatik
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

6
Lilis
Kunjungan rumah PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

7
Suyatini
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

8
Nariyah
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

9
Sri Hartini
Kunjungan rumah PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

10
Emmi Taruli S.
Kunjungan rumah KIE individu
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-





Rp.250.000,-




DAFTAR PENERIMAAN PEMBINAAN

No.
Nama Kader
Uraian
Keterangan
Jumlah
Tanda tangan
1
Sudarsih
Pembinaan ibu hamil
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

2
Misti
Pembinaan jumantik
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

3
Umi Sokati
Pembinaan PSN
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

4
Siti Hartuti
Pembinaan ASI eksklusif
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

5
Hartatik
Pembinaan gizi bumil
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

6
Lilis
Pembinaan imunisasi
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

7
Suyatini
Pembinaan makanan sehat
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

8
Nariyah
Pembinaan ibu menyusui
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

9
Sri Hartini
Pembinaan……..
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-

10
Emmi Taruli S.
Pembinaan……..
1xRp. 25.000,-
Rp. 25.000,-





Rp.250.000,-



networking


Pengertian Network
Network adalah jaringan dari system komunikasi data yang melibatkan sebuah atau lebih system komputer yang dihubungkan dengan jalur transmisi alat komunikasi membentuk satu system. Dengan network, komputer yang satu dapat menggunakan data di komputer yang lain. Dapat mencetak laporan di printer komputer yang lain, dapat memberi berita ke komputer yang lain walaupun berlainan area. Network merupakan cara yang sangat berguna untuk mengintegrasi kan system informasi dan menyalurkan arus informasi dari satu area ke area lainnya.
Untuk membentuk suatu system network dibutuhkan suatu software communication yang khusus, yaitu protocol. Pertama kali network dikembangkan oleh pabrik komputer untuk membentuk jaringan kerja dari system-sistem komputer yang dikeluarkan pabrik bersangkutan. Misalnya IBM pada tahun 1975 mengembangkan SNA (system Network Architecture) yang merupakan protocol untuk menghubungkan beberapa tipe komputer IBM dalam bentuk suatu system network. Pabrik komputer yang lainnya, seperti misalnya Sperry Univac, WANG dan DEC juga mempunyai software communication tersendiri, misalnya DECnet. Sekarang network yang dikembangakn oleh suatu pabrik komputer dapat dihubungkan dengan komputer-komputer yang dibuat oleh pabrik lainnya bahkan dapat menggunakan protocol yang lain, misalnya AIS Net1 (Advanced Information System/Net1) yang dikembangkan oleh AT dan T pada tahun 1982.
WAN , LAN dan MAN
WAN (Wide Area Network) merupakan jaringan dari system komunikasi data yang masing-masing node berlokasi jauh (remote location) satu dengan yang lainnya. WAN disebut juga dengan nama remote network atau external network atau long distance network.
LAN (Local Area Network) adalah suatu network yang terbatas dalam jarak area setempat (local). Network ini banyak digunakan dalam satu perusahaan yang menghubungkan antara departemen-depatremen dalam 1 gedung. LAN berbeda dengan external network. LAN dapat menggunakan kabel untuk transmisi datanya (sebagai link) sedang external nework masih perlu menggunakan jalur-jalur komunikasi tambahan misalnya telepon, satelit dan lain-lainnya. Biasanya LAN berbentuk star network atau bus network.
MAN (Metropolitan area network) atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepaMetropolitan area network atau disingkat dengan MAN. Suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
Topologi Network
WAN dan LAN dapat berbentuk yang paling sederhana, yaitu star network, hierarchical tree network, loop network, bus network, web network sampai yang paling komplek, yaitu meta network (network dari suatu network). Bentuk dari jaringan disebut dengan istilah topologi.
a. Star Network
Beberapa node dihubungkan dengan suatu node pusat (central node atau host node) yang membentuk jaringan seperti bentuk bintang (star). Semua komunikasi ditangani dan diatur langsung oleh central node. Central node melakukan semua tanggung jawab untuk mengatur arus informasi diantara node yang lainnya. Jika node yang satu ingin berkomunikasi dengan node yang lainnya. Maka harus melewati central node. Central node biasanya berupa komputer besar atau mainframe computer yang dihubungkan dengan node lainnya yang berupa beberapa terminal atau komputer mini atau komputer mikro melalui suatu link.


b. Hierarchical Tree Network
Dari namanya network ini berbentuk seperti pohon yang bercabang , yang terdiri dari central node dihubungkan dengan node yang lain secara berjenjang, central noode biasanya berupa large computer atau mainframe computer sebagai host computer yang merupakan jenjang tertingnggi (lop hierarchical) yang bertugas mengkoordinasi dan mengendalikan node jenjang dibawahnya yang dapat berupa mini computer atau micro computer.



c. Bus Network
Bentuk ini menghubungkan beberapa node dalam jalur data (bus), masing-masing node dapat melakukan tugas-tugas operasi yang berbeda-beda. Seperti halnya pada loop network, tidak ada central node dan semua node mempunyai status yang sama.


d. Ring Network
Bentuk ini merupakan gabungan bentuk loop network dan bus network. Jika salah satu node tidak berfungsi atau rusak, maka tidak akan mempengaruhi komunikasi node yang lain karena terpisah dari jalur data. Hal ini berbeda dengan loop network. Bila salah satu node rusak, maka akan mempengaruhi node yang lainnya.

e. Topologi Mesh
Topologi Jaringan ini merupakan hubungan antarsentral secara penuh. Jumlah saluran harus di sediakan untuk membentuk Jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1,n = Jumlah sentral).
Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian, disamping kurang ekonomis juga relatif malah dalam pengopersiannya.