Sabtu, 19 Januari 2013

CONTOH PROPOSAL PI



1.                PENDAHULUAN
1.1                  LATAR BELAKANG

Saat ini semua benda elektronik,alat komunikasi dan permainan komputer mengadaptasikan bahasa pemrograman. Apalagi dengan tingginya tingkat pengembangan teknologi yang terjadi saat ini sangatlah pesat sehingga bahasa pemrograman sangat penting. Dah saat ini bahasa pemrograman sangatlah dibutuhkan dalam berbagai bidang baik dalam bidang ekonomi,bidang pertahanan,bidang kesehatan,bidang agrobisnis ,dll.

Sehingga banyak ahli dalam bidang IT berusaha mengembangkan berbagai bahasa pemrograman yang cocok pada teknologi masa kini dan yang lebih mudah untuk di pahami dan di pelajari agar mudah di gunakan, hal tersebut di maksudkan agar dapat mendukung pekerjaan para penggunanya. Contohnya bahasa-bahasa pemrograman yang ada saat ini yaitu Qbasic,Visual basic,C,C++,Pascal,Cobol ,dan Java. Bahasa- bahasa tersebut terus dikembangkan menjadi bahasa pemrograman yang lebih baik dari sebelumnya yang masing-masing mempunyai keterbatasan dan kelebihannya sendiri.

Pada saat ini bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan karena kelebihannya di bandingkan bahasa pemrograman yang ada adalah pada penggunaannya yang lebih mudah karena tidak terlalu susah dalam aturan pengetikannya,tampilannya yang lebih baik karena sudah tidak memakai tampilan seperti DOS pada C,dan Qbasic,dan bisa di gunakan pada berbagai macam platform baik pada game,handphone,komputer ,dll, adalah bahasa pemrograman JAVA. Java saat ini di pakai di berbagai alat elektronik di handphone,di komputer,di kamera dll.

1.2              IDENTIFIKASI MASALAH

Karena tingginya penggunaan handphone saat ini. Seluruh produsen handphone telah memprodruksi smartphone yaitu handphone yang mempunya kemampuan hampir menyamai kemampuan komputer saat ini. Yang membuat handphone bisa menjadi smartphone sebagian besar karena adanya adaptasi pengembangan java mobile yang diciptakan untuk platform mobile. Dengan adanya java mobile hampir semua handphone dapat di isi aplikasi-aplikasi yang berfungsi seperti aplikasi layaknya pada komputer.

1.3              RUMUSAN MASALAH
1.                  Apa itu JAVA 2 MICRO EDITION (J2ME) untuk Mobile ?
2.                  Apa pengaruhnya J2ME pada fungsi Handphone ?

1.4              TUJUAN PENELITIAN
1.                  Menyelesaikan Penulisan Ilmiah.
2.                  Memahami fungsi-fungsi J2ME.
3.                  Membahas tentang J2ME.

1.5              MANFAT PENULISAN ILMIAH
Untuk mengenalkan J2ME kepada masyarakat agar J2ME lebih dikembangkan dan di sosialisasikan kepada masyarakat.

2.                LANDASAN TEORI/HIPOTESIS

A.                  Landasan Teori
1.                  Pengertian J2ME.
Java dibuat pada tahun 1991 oleh James Gosling. Pada awalnya diberi nama Oak, dimana untuk menghormati pohon yang ada di luar jendela Gosling. Kemudian namanya diubah ke Java karena telah ada sebuah bahasa yang diberi nama Oak.
Motivasi dalam menciptakan Java adalah kebutuhan akan sebuah bahasa yang bisa digunakan pada berbagai platform yang bisa dimasukkan ke dalam berbagai produk elektronik seperti pemanggang roti dan lemari es. Salah satu dari proyek pertama yang dikembangkan menggunakan JAVA sebuah remote kontrol yang diberi nama Star 7. Pada saat yang sama, World Wide Web dan Internet berkembang sangat cepat. Gosling menyadari bahwa Java dapat digunakan untuk pemrograman Internet.
Dengan keluarnya versi 1.2, platform Java telah dipilah-pilah menjadi beberapa edisi : The Standard Edition(J2SE), Enterprise Edition(J2EE), Mobile / Micro Edition(J2ME), dan JavaCard API.

J2ME adalah satu set spesifikasi dan teknologi yang fokus kepada perangkat konsumen.
Perangkat ini memiliki jumlah memori yang terbatas, menghabiskan sedikit daya dari baterei, layar yang kecil dan bandwith jaringan yang rendah. Dengan pengembangan perangkat mobile konsumer dari telepon, PDA, kotak permainan ke peralatan-peralatan rumah, Java menyediakan suatu lingkungan yang portable untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi pada perangkat ini. Program J2ME, seperti semua program JAVA adalah diterjemahkan oleh VM.

Program-program tersebut dikompile ke dalam bytecode dan diterjemahkan denga Java Virtual Machine(JVM).Ini berarti bahwa program-program tersebut tidak berhubungan langsung dengan perangkat. J2ME menyediakan suatu interface yang sesuai dengan perangkat. Aplikasi-aplikasi tersebut tidak harus dikompile ulang supaya mampu dijalankan pada mesin yang berbeda. Inti dari J2ME terletak pada configuration dan profile-profile. Suatu configuration
menggambarkan lingkungan runtime dasar dari suatu sistem J2ME. Ia menggambarkan core
library, virtual machine, fitur keamanan dan jaringan.




2.                  Fungsi dan Cara kerja J2ME.
J2ME adalah teknologi Java yang diperuntukkan perngkat-perngakat kecil consumer device , terutama wireless. Beberapa perangkat wireless antara lain PC, PDA, communicator, embedded device, smart card dan ponsel. Teknologi Java mungkin merupakan satu-satunya cara memprogram beberapa perangkat, berbagi logic antara perangkat dan server, pengantaran aplikasi secara dinamis, program yang kompak, lingkungan pengembangan yang aman dan cepat. J2ME memungkinkan perangkat lunak dapat di-download perangkat sekaligus memungkinkan layanan yang dapat disesuaikan di beragam perangkat.
J2ME Configuration mendefinisikan lingkungan kerja J2ME runtime. Oleh karena setiap handheld device memiliki fitur-fitur yang berbeda-beda, J2ME Configuration ini dirancang yaitu menyediakan library standar yang mengimplementasikan fitur standar dari sebuah Handled device.
Ada dua kategori J2ME Configuration yaitu :
a. CLDC ( Connected Limited Device Configuration )
Digunakan untuk aplikasi java pada perangkat-perangkat keras dengan ukuran memori yang sangat terbatas, yaitu pada kisaran 160 sampai 512 KiloBytes, seperti handphone, organizer atau PDA seperti PALM, Poket PC dan two way pagers.

b. CDC (Connected Device Configuration )
Digunakan untuk aplikasi Java pada Handheld devices dengan ukuran memori paling tidak 2 Megabytes, seperti : Internet TV, Nokia, Communicator dan car television.


B.                  HIPOTESIS SEMENTARA

J2ME adalah platform java yang sengaja diciptakan untuk platform unik yang kecil yang tidak terlalu memerlukan persyaratan hardware yang besar. J2ME berfungsi untuk memenuhi kebutuhan pada benda-benda kecil seperti handphone,wireless,pocket PC.
J2ME banyak digunakan untuk membuat aplikasi-aplikasi pada handphone seperti games,aplikasi peta,aplikasi pemutar music dll.
Syarat yang dibutuhkan untuk menggunakan J2ME tidak banyak, yaitu :
1.      Untuk J2ME kategori CLDC pada kisaran 160 sampai 512 KiloBytes.
2.      Untuk J2ME kategori CDC  2 Megabytes.



3.                  KESIMPULAN
Java dibuat pada tahun 1991 oleh James Gosling,dan Java di buat dalam 3 jenis platform yang berbeda. Ada The Standard Edition(J2SE), Enterprise Edition(J2EE), Mobile / Micro Edition(J2ME), dan JavaCard API.
Dan J2ME dibuat dan dirancang untuk platform kecil seperti pada handphone dan pocket PC.

4.                  Saran
Semakin sering berlatih menggunakan bahasa Java Khususnya J2ME akan membuat keahlian menjadi lebih pandai karena J2ME dapat dengan mudah di gunakan.



STRUKTUR KONTROL ALUR JAVA


STRUKTUR KONTROL ALUR

Sama seperti bahasa pemrograman lainnya, Java juga memiliki struktur kontrol alur program yang dapat mengatur alur eksekusi program.  
Secara umum,alur eksekusi program dikelompokkan ke dalam 3 (tiga) macam, yaitu seleksi,iterasi/perulangan, dan Jump.
Struktur kontrol alur program seleksi yang terdiri dari if dan switch, iterasi/perulangan yang terdiri dari while ,do..while, dan for, yang terdiri dari break,continue, dan return.
Berikut ini adalah contoh program untuk if sederhana:
·         public class IfSederhana {
·         int x = 10;
·         public IfSederhana()
·         {if (x == 10)
·         System.out.println(“Nilai x adalah = “+x);
·         x++;
·         if (x == 10) //nilai x tidak sama dengan 10
·         System.out.println(“Nilai x adalah = “+x);}public static void main(String args[]) {new IfSederhana();}}

Berdasarkan sintaks di atas, Kondisi merupakan suatu ekspresi yang menghasilkan nilai  boolean , yaitu true atau false. Pernyataan akan dikerjakan jika kondisi bernilai benar, yaitu true.








Seleksi multiple dengan switch dan case
Untuk melakukan pilihan ganda dengan beberapa kondisi dapat digunakan pernyataan switch dan case yang diikuti dengan pernyataan break untuk keluar dari seleksi.
Statemen-statemen akan dijalankan apabila variabel seleksi bernilai dari salah satu nilai1, nilai2 dan seterusnya atau nilai default. Setelah statemen dijalankan apabila dijumpai statemen break, maka kontrol program akan keluar dari blok seleksi switch ….. case.
Berikut ini adalah potongan program yang menggambarkan tentang penggunaan switch …. Case.

·         Switch (pil)
·         {
·         Case 1 :
·         System.out.println(“Anda pilih Nasi Goreng :”);
·         Break;
·         Case 2 :
·         System.out.println(“Anda pilih Nasi Rawon :”);
·         Break;
·         Case 3 :
·         System.out.println(“Anda pilih Soto :”);
·         Break;
·         default :
·         System.out.println(“Pilihan anda bukan 1,2, dan 3 !!!:”);
·         Break;
·         }

Maksud dari potongan program di atas adalah jika variabel pil bernilai 1 maka menu yang kita pilih adalah nasi goreng. Jika variabel pil bernilai 2 maka menu yang di pilih adalah nasi rawon. Jika variabel pil bernilai 3 maka menu yang di pilih adalah soto. Tapi jika variabel pil tidak bernilai 1,2 dan 3 maka statemen default yang akan dijalankan yaitu akan muncul pesan bahwa yang pilihan kita bukan 1,2 dan 3.
Perlu dicermati bahwa statemen break pada akhir statemen dalam suatu kasus adalah penting. Apabila statemen break tidak dicantumkan maka setelah deretan statemen dijalankan untuk suatu nilai 1 maka sederetan statemen setelah nilai2 , nilai3, dan seterusnya sampai nilai default akan tetap dijalankan. Hal ini terjadi karena kontrol program tidak diarahkan keluar seleksi.


Keyword break, continue, dan return
Kelompok keyword ini berfungsi untuk melompat dari suatu baris program java ke baris yang lain (variasi lain dari perintah goto dalam bahasa
BASIC), sehingga berakibat pengabaian baris program setelah keyword tersebut.
Penggunaan keyword break
          Ada dua penggunaan keyword break, yaitu untuk keluar dari kendali percabangan switch, dan untuk keluar dari kendali perulangan.
Dengan keyword ini berarti percabangan/perulangan akan diakhiri, kemudian eksekusi dilanjutkan ke pernyataan setelah blok percabangan/perulangan tersebut.
Contoh :
·         public class contohBreak {
·         public static void main(String args[]) {
·         int i = 0;
·         do {
·         i++;
·         System.out.println(i);
·         if (i==5) break; // Jika i bernilai 5 maka perulangan
·         } while (i <= 9) // Do While dihentikan
·         }
·         }









Penggunaan keyword continue
       Penggunaan keyword ini untuk segera lompat ke perulangan berikutnya. Baris-baris program setelah keyword continue dalam blok perulangan saat itu berarti diabaikan.
Contoh :
·         public class contohContinue {
·         public static void main(String args[]) {
·         int i=0;
·         do {
·         i++;
·         if (i==3) continue;
·         System.out.println(”iterasi ke : “+i);
·         if (i==5) break;
·         } while(i <= 9);
·         }
·         }













Penggunaan keyword return
          Keyword ini digunakan untuk keluar dari suatu method. Baris-baris program setelah keyword ini yang berada dalam blok method tersebut akan diabaikan. Kemudian eksekusi dilanjutkan ke pernyataan setelah blok method tersebut
·         int abs(int x) {
·         if (x >= 0)
·         return x;
·         else
·         return(-x)
·         . . .
·         }
·         }
·         nested if
o   class nestedif{
o   public static void main(String args[]){
o   int bulan=3;

o   if (bulan<=3) System.out.println(“kuartal 1”);
o   else if (bulan<=6) System.out.println(“kuartal 2”);
o   else if (bulan<=9) System.out.println(“kuartal 3”);
o   else System.out.println(“kuartal 4”);
o   }
o   }

CONTOH UNDANGAN

CONTOH MEMBUAT UNDANGAN SEDERHANA







Kepada Yth.:
Bapak/Ibu/Sdr/i
 
……………………………………….
Di tempat




UNDANGAN

Depok, 2 Oktober 2011


Dengan hormat,
Dalam rangka persiapan perkawinan anak kami, Maria Swastika (Tika) dengan Christophorus Krisno Harjo Marhaendro (Chris), kami mengundang Bapak, Ibu, dan Saudara/i untuk hadir dalam rapat yang akan diselenggarakan pada :

Hari/Tgl                      : Jumat, 7 Oktober 2011
Pukul                         : 19.30 WIB
Tempat                       : Kediaman Bapak Sukarjo
                                                  Komplek Paspampres Blok:G No:15
                                                  Kelapa Dua
Acara                          : Rapat kecil pembentukan Panitia Persiapan Acara
  Penerimaan Sakramen & Resepsi Perkawinan

Demikian undangan ini kami sampaikan. Kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara/i. Atas perhatian dan kehadirannya, kami ucapkan terima kasih.



Hormat kami,


Sukarjo


Rabu, 31 Oktober 2012

Penalaran Deduktif


          

Penalaran Deduktif

                Penalaran Deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus.


Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional,instrumen dan operasionalisasi. Dengan kata lain, untuk memahami suatu gejala terlebih dahuluharus memiliki konsep dan teori tentang gejala tersebut dan selanjutnya dilakukan penelitian dilapangan. 

              Dengan demikian konteks penalaran deduktif tersebut, konsep dan teori merupakankata kunci untuk memahami suatu gejala. Contoh : yaitu sebuah sistem generalisasi.Laptop adalah barang eletronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi, DVD Player adalah barang elektronik dan membutuhkan daya listrik untuk beroperasi.Generalisasi : semua barang elektronik membutuhkan daya listrik untuk beroperasi. Jenis Penalaran DeduktifJenis penalaran deduktif yang menarik kesimpulan secara tidak langsung yaitu:
1. Silogisme Kategorial : Silogisme yang terjadi dari tiga proposisi. Silogisme kategorial disusun berdasarkan klasifikasi premis dan kesimpulan yang kategoris.

 Konditional hipotesis yaitu : bila premis minornya membenarkan anteseden, simpulannya membenarkan konsekuen. Bila minornya Menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen. Premis yang mengandung predikat dalam kesimpulan disebut premis mayor, sedangkan premis yang mengandung subjek dalam kesimpulan disebut premis minor.

Contoh :Premis Mayor : Tidak ada manusia yang abadi

Premis Minor : Socrates adalah manusiaKesimpulan : Socrates tidak abadi Kaedah- kaedah dalam silogisme kategorial adalah :
1. Silogisme harus terdiri atas tiga term yaitu : term mayor, term minor, term penengah.
2. Silogisme terdiri atas tiga proposisi yaitu premis mayor, premis minor, dan kesimpulan
3. Dua premis yang negatif tidak dapat menghasilkan simpulan.
4. Bila salah satu premisnya negatif, simpulan pasti negative.
5. Dari premis yang positif, akan dihasilkan simpulan yang positif.
6. Dari dua premis yang khusus tidak dapat ditarik satu simpulan.
7. Bila premisnya khusus, simpulan akan bersifat khusus.
8. Dari premis mayor khusus dan premis minor negatif tidak dapat ditarik satu simpulan. 2. Silogisme Hipotesis : Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis. 


Menurut Parera (1991: 131) Silogisme hipotesis terdiri atas premis mayor, premis minor, dan kesimpulan. Akan tetapi premis mayor bersifat hipotesis atau pengadaian dengan jika konklusi tertentu itu terjadi, maka kondisi yang lain akan menyusul terjadi. Premis minor menyatakan kondisi pertama terjadi atau tidak terjadi. 
Ada 4 (empat) macam tipe silogisme hipotesis:
1. Silogisme hipotesis yang premis minornya mengakui bagian antecedent, seperti:Jika hujan, saya naik becak.Sekarang hujan.Jadi saya naik becak. 
2. Silogisme hipotesis yang premis minornya mengakui bagiar konsekuennya, seperti:Bila hujan, bumi akan basah.Sekarang bumi telah basah.Jadi hujan telah turun. 
3. Silogisme hipotesis yang premis minornya mengingkari antecedent, seperti:Jika politik pemerintah dilaksanakan dengan paksa, makakegelisahan akan timbul.

 Politik pemerintahan tidak dilaksanakan dengan paksa, Jadi kegelisahan tidak akan timbul. Silogisme hipotetik yang premis minornya mengingkari bagian konsekuennya, seperti:Bila mahasiswa turun ke jalanan, pihak penguasa akan gelisah Pihak penguasa tidak gelisah. Jadi mahasiswa tidak turun ke jalanan. Kaedah- kaedah Silogisme Hipotesis• 

Mengambil konklusi dari silogisme hipotesis jauh lebih mudah dibanding dengan silogisme kategorik. Tetapi yang penting di sini adalah menentukan kebenaran konklusinya bila premis-premisnya merupakan pernyataan yang benar.
Bila antecedent kita lambangkan dengan A dan konsekuen dengan B, jadwal hukum silogisme hipotetik adalah:
1) Bila A terlaksana maka B juga terlaksana.
2) Bila A tidak terlaksana maka B tidak terlaksana. (tidak sah = salah)
3) Bila B terlaksana, maka A terlaksana. (tidak sah = salah)4) Bila B tidak terlaksana maka A tidak terlaksana
Contoh :

:a) Premis Mayor: Jika tidak turun hujan, maka panen akan gagalPremis Minor: Hujan tidak turunKonklusi : Sebab itu panen akan gagal.
b) Premis Mayor : Jika tidak ada air, manusia akan kehausan.Premis Minor : Air tidak ada.


Silogisme Akternatif : silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Simpulannya akan menolak alternatif yang lain. 
Proposisi minornya adalah proposisi kategorial yang menerima atau menolak salah satu alternatifnya. Konklusi tergantung dari premis minornya.Silogisme ini ada dua macam, silogisme disyungtif dalam arti sempit dan silogisme disyungtif dalam arti luas.


 Silogisme disyungtif dalam arti sempit mayornya mempunyai alternatif kontradiktif, seperti:la lulus atau tidak lulus.Ternyata ia lulusJadi, la bukan tidak lulusSilogisme disyungtif dalam arti luas premis mayomya mempunyai alternatif bukan kontradiktif, seperti:Xsa di rumah atau di pasar.Ternyata tidak di rumah.Jadi, di pasarSilogisme disyungtif dalam arti sempit maupun arti iuas mempunyai dua tipe yaitu:

1. Premis minornya mengingkari salah satu alternatif, konklusi-nya adalah mengakui alternatif yang lain.
2. Premis minor mengakui salah satu alternatif, kesimpulannya adalah mengingkari alternatif yang lain.

Kaedah-kaedah silogisme alternatif :
1. Silogisme disyungtif dalam arti sempit, konklusi yang dihasilkan selalu benar, apabila prosedur penyimpulannya valid

2. Silogisme disyungtif dalam arti luas, kebenaran koi adalah sebagai berikut:a. Bila premis minor mengakui salah satu alterna konklusinya sah (benar)Contoh :Rizki menjadi guru atau pelaut.la adalah guru.Jadi bukan pelautRizki menjadi guru atau pelaut.la adalah pelaut.Jadi bukan gurub. Bila premis minor mengingkari salah satu a konklusinya tidak sah (salah).

Contoh :Penjahat itu lari ke Surabaya atau ke Yogya.Ternyata tidak lari ke Yogya.Jadi ia lari ke Surabaya. (Bisa jadi ia lari ke kota lain).Rifki menjadi guru atau pelaut.Ternyata ia bukan pelaut.Jadi ia guru. (Bisa jadi ia seorang pedagang)Contoh :Premis Mayor : Nenek Sumi berada di Bandung atau Bogor.Premis Minor : Nenek Sumi berada di Bandung.Kesimpulan : Jadi, Nenek Sumi tidak berada di Bogor.

3. Entimen : Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun tulisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan kesimpulan.Entimen atau Enthymeme berasal dari bahasa Yunani “en” artinya di dalam dan “thymos” artinya pikiran adalah sejenis silogisme yang tidak lengkap, tidak untuk menghasilkan pembuktian ilmiah, tetapi untuk menimbulkan keyakinan dalam sebuah entimem, penghilangan bagian dari argumen karena diasumsikan dalam penggunaan yang lebih luas, istilah "enthymeme" kadang-kadang digunakan untuk menjelaskan argumen yang tidak lengkap dari bentuk selain silogisme

Menurut Aristoteles yang ditulis dalam Retorika, sebuah "retorik silogisme" adalah bertujuan untuk pembujukan yang berdasarkan kemungkinan komunikan berpendapat sedangkan teknik bertujuan untuk pada demonstrasi. Kata lainnya, entimem merupakan silogisme yang diperpendek.
Contoh :Rumus Entimen:PU : Semua A = B : Pegawai yang baik tidak pernah datang terlambat.PK : Nyoman pegawai yang baik.S : Nyoman tidak pernah datang terlambatEntimen : Nyoman tidak pernah datang terlambat karena ia pegawai yang baikBeberapa ciri utama dari penalaran deduktif, yaitu :1. Jika semua premis benar maka kesimpulan pasti benar2. Semua informasi atau fakta pada kesimpulan sudah ada, sekurangnya secara implisit, dalam premis.  




Sumber :
1. http://wikiberita.net/news/165909-contoh-penalaran-deduktif.html
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Logika
3. http://myth90.blogspot.com/2011/02/penalaran-deduktif.html
4. http://litstarss.blogspot.com/2010/03/penalaran-deduktif-serta-premis_09.html
5. http://rahmaekaputri.blogspot.com/2011/02/penalaran-deduktif.html 

Senin, 08 Oktober 2012

SISTEM PAKAR


PENERAPAN SISTEM PAKAR DALAM BERBAGAI BIDANG




                Sistem pakar adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan para ahli. Bentuk umum system pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut.
Sistem Pakar berasal dari dua kata yaitu sistem dan pakar. Sistem adalah beberapa elemen yang di tekankan adalah efektifitas(untuk mencapai suatu tujuan). Pakar adalah seseorang yang ahli pada suatu bidang.

       Sistem pakar (expert system) secara umum adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Atau dengan kata lain sistem pakar adalah sistem yang didesain dan diimplementasikan dengan bantuan bahasa pemrograman tertentu untuk dapat menyelesaikan masalah seperti yang dilakukan oleh para ahli. Diharapkan dengan sistem ini, orang awam dapat menyelesaikan masalah tertentu baik ‘sedikit’ rumit ataupun rumit sekalipun ‘tanpa’ bantuan para ahli dalam bidang tersebut. Sedangkan bagi para ahli, sistem ini dapat digunakan sebagai asisten yang berpengalaman.

Beberapa kategori dari Sistem Pakar adalah :

1. Interpretasi – penganalisisan data untuk menjelaskan suatu data.
Contoh: DENDRAL
2. Diagnosis – proses mendiagnosis sesuatu (pendeteksian penyakit untuk makhluk hidup) berdasarkan data.
Contoh : MYCIN
3. Pemantauan – secara terus menerus menginterpretasi isyarat(signal) dan bertindak jika intervensi diperlukan.
Contoh VM – pemantauan pesakit dengan menggunakan alat pernafasan khas.(common-sense).
4. Ramalan – membuat ramalan masa hadapan berdasarkan model lepas atau sedia ada
Contoh:sistem dalam peramalan saham
5. Perancangan (planning) – satu program tindakan yang dilakukan untuk mencapai keputusan
Contoh: perancangan dalam genetik molekul
6. Reka bentuk – penghasilan spesifikasi untuk membina objek yang memenuhi keperluan tertentu.
Contoh: rekabentuk digital circuit



Manfaat dan Keterbatasan Sistem Pakar

1. Manfaat Sistem Pakar

Mengapa Sistem Pakar menjadi sangat populer? Hal ini disebabkan oleh sangat banyaknya kemampuan dan manfaat yang diberikan oleh Sistem Pakar, di antaranya:
a. Meningkatkan output dan produktivitas, karena Sistem Pakar dapat bekerja lebih cepat dari manusia.
b. Meningkatkan kualitas, dengan memberi nasehat yang konsisten dan mengurangi kesalahan.
c. Mampu menangkap kepakaran yang sangat terbatas.
d. Dapat beroperasi di lingkungan yang berbahaya.
e. Memudahkan akses ke pengetahuan.
f. Handal. Sistem Pakar tidak pernah menjadi bosan dan kelelahan atau sakit. Sistem Pakar juga secara konsisten melihat semua detil dan tidak akan melewatkan informasi yang relevan dan solusi yang potensial.
g. Meningkatkan kapabilitas sistem terkomputerisasi yang lain. Integrasi Sistem Pakar dengan sistem komputer lain membuat lebih efektif, dan mencakup lebih banyak aplikasi .
h. Mampu bekerja dengan informasi yang tidak lengkap atau tidak pasti. Berbeda dengan sistem komputer konvensional, Sistem Pakar dapat bekerja dengan inofrmasi yang tidak lengkap. Pengguna dapat merespon dengan: “tidak tahu” atau “tidak yakin” pada satu atau lebih pertanyaan selama konsultasi, dan Sistem Pakar tetap akan memberikan jawabannya.
i. Mampu menyediakan pelatihan. Pengguna pemula yang bekerja dengan Sistem Pakar akan menjadi lebih berpengalaman. Fasilitas penjelas dapat berfungsi sebagai guru.
j. Meningkatkan kemampuan problem solving, karena mengambil sumber pengetahuan dari banyak pakar.
k. Meniadakan kebutuhan perangkat yang mahal.
l. Fleksibel.

2. Keterbatasan Sistem Pakar

Metodologi Sistem Pakar yang ada tidak selalu mudah, sederhana dan efektif. Berikut adalah keterbatasan yang menghambat perkembangan Sistem Pakar:
a. Pengetahuan yang hendak diambil tidak selalu tersedia.
b. Kepakaran sangat sulit diekstrak dari manusia.
c. Pendekatan oleh setiap pakar untuk suatu situasi atau problem bisa berbeda-beda, meskipun sama-sama benar.
d. Adalah sangat sulit bagi seorang pakar untuk mengabstraksi atau menjelaskan langkah mereka dalam menangani masalah
e. Pengguna Sistem Pakar mempunyai batas kognitif alami, sehingga mungkin tidak bisa memanfaatkan sistem secara maksimal.
f. Sistem Pakar bekerja baik untuk suatu bidang yang sempit.
g. Banyak pakar yang tidak mempunyai jalan untuk mencek apakah kesimpulan mereka benar dan masuk akal.
h. Istilah dan jargon yang dipakai oleh pakar dalam mengekspresikan fakta seringkali terbatas dan tidak mudah dimengerti oleh orang lain.
i. Pengembangan Sistem Pakar seringkali membutuhkan perekayasa pengetahuan (knowledge engineer) yang langka dan mahal.
j. Kurangnya rasa percaya pengguna menghalangi pemakaian Sistem Pakar.
k. Transfer pengetahuan dapat bersifat subyektif dan bias.

CONTOH PENERAPAN SISTEM PAKAR DALAM BERBAGAI BIDANG :

1.       Dalam bidang Ekonomi

Sistem Pakar Pengambilan Keputusan untuk investor.Sistem pakar bidang Ekonomi di gunakan pengguna untuk menentukan suatu keputusan yang berkaitan dengan investasi , saham atau yang lain. Orang awam yang belum mengerti masalah ekonomi cenderung melakukan prediksi atau intuisi , sehinggan terkadang pemilihan  keputusan yang mereka ambil kurang tepat.Dengan kita menanam kan kecerdasan buatan di dalam system pakar ini , maka tingkat keakurasi an jawaban itu akan semakin baik Sebagaimana ciri-ciri umum sistem pakar.


2.         Dalam bidang Pertahanan Dan Keamanan

Aplikasi Sistem Keamanan data militer dengan memanfaatkan system enkripsi paket.Sistem keamanan dan pertahanan suatu Negara adalah suatu bagian penting dalam suatu Negara tersebut . untuk itu diperlukan suatu system penguncian data atau system enkripsi yang canggih agar data militer suatu Negara dapat disimpan dengan aman. Dalam system enkripsi ini di tanamkan metode kecerdasan buatan yang digunakan sebagai “otak” dalam melakukan enkripsi data. AI nya pun dapat di buat secara rumit , sehingga dapat meningkat kan keamanan dari data tersebut.


3.       Bidang Pendidikan

Computer Assisted Instruction (CAI ).Intelligence  Computer  –  aided  Instruction  (CAI)  juga  termasuk  ke  dalam  lingkup kecerdasan  buatan.  Komputer  ini  digunakan  sebagai  tutor  yang  dapat  melatih  dan mengajar.  CAI  merupakan  pengembangan  lebih  lanjut  dari  Computer  Assisted Instruction (CAI ). CAI  dapat  diartikan  sebagai  penggunaan  komputer  secara  langsung  dengan  siswa untuk  menyampaikan  isi  pelajaran,  memberikan  latihan  dan  mengetes  kemajuan  belajar siswa.  .  CAI juga  bermacam-macam  bentuknya  bergantung  kecakapan  pendesain  dan  pengembang pembelajarannya,  bisa  berbentuk  permainan  (games).

4.       Bidang Pertanian

Sistem Pakar Pemupukan.Sistem pakar pemupukan PKDSS merupakan suatu aplikasi komputer yang dapat membantu atau menggantikan pakar dalam memecahkan masalah kesuburan tanah, terutama dalam menentukan takaran pupuk. Dengan PKDSS, perhitungan pupuk yang selama ini dilakukan oleh ahlinya dapat dilakukan oleh semua orang. Pengguna hanya tinggal mengikuti petunjuk dan menekan tombol-tombol perintah, dan PKDSS pun dengan cepat akan memrosesnya. Sistem pakar ini mirip dengan kalkulator , dimana petani bias dengan cepat menentukan perbandingan dari bahan pupuk sehingga pupuk menjadi bagus dan hasil tani meningkat.

5.       Aplikasi Sistem Pakar Dalam Bidang Psikologis

          Salah satu implementasi yang diterapkan sistem pakar dalam bidang psikologi, yaitu untuk sistem pakar menentukan jenis gangguan perkembangan pada anak. Anak-anak merupakan fase yang paling rentan dan sangat perlu diperhatikan satu demi satu tahapan perkembangannya. Contoh satu bentuk gangguan perkembangan adalah conduct disorder. Conduct disorder adalah satu kelainan perilaku dimana anak sulit membedakan benar salah atau baik dan buruk, sehingga anak merasa tidak bersalah walaupun sudah berbuat kesalahan. Dampaknya akan sangat buruk bagi perkembangan sosial anak tersebut. Oleh karena itu dibangun suatu sistem pakar yang dapat membantu para pakar/psikolog anak untuk menentukan jenis gangguan perkembangan pada anak dengan menggunakan metode Certainty Factor (CF).

           Contoh lain implementasinya adalah tes kepribadian. aplikasi tes kepribadian berbasiskan sistem pakar ini, lebih mudah dan lebih cepat dalam proses pengukuran kepribadian dibandingkan metode terdahulu, sehingga memberikan banyak keuntungan dari segi penghematan waktu, tenaga, dan memudahkan kinerja user (pemakai) dalam mengukur kepribadiannya masing-masing. Selain itu aplikasi tes kepribadian ini dikemas dengan tampilan yang cukup menarik.
           Bagi masyarakat yang ingin mengetahui ukuran kepribadiannya, mereka dapat menggunakan aplikasi ini sebagai referensi, dan bagi para mahasiswa khususnya mahasiswa psikologi, aplikasi ini dapat dijadikan tambahan untuk mendukung studi mereka terutama untuk sub bidang pengukuran kepribadian.
Namun demikian, aplikasi tes kepribadian berbasiskan sistem pakar ini tidak bisa menggantikan seorang ahli karena dia pakar di bidangnya. Aplikasi sistem pakar ini hanyalah alat bantu yang sangat bergantung pada data-data yang di-input oleh seorang programmer sehingga aplikasi sistem pakar ini haruslah selalu dikembangkan.
Tools yang disediakan oleh Visual Basic.NET 2008 sudah sangat mengakomodir dalam proses pembuatan aplikasi ini. Selain itu, Visual Basic.NET 2008 dapat dengan baik melakukan koneksi database ke sql server.


CONTOH APLIKASI DALAM SISTEM PAKAR:

1.       XCON & XSEL : membantu konfigurasi sistem komputer besar
2.       SOPHIE : analisis sirkuit elektronik
3.       PROSPECTOR : digunakan di dalam geologi untuk membantu mencari dan menemukan deposit.
4.       FOLIO : membantu memberikan keputusan bagi seorang manajer dalam hal stok broker dan investasi
     





     TUGAS KULIAH KELOMPOK :
     1. CHANDRA WAHYU (11110558)
     2. RAFAELIUS SOGO
     3. YOSEP WIRA N (18110687)
     4. SONA PAHLAWAN ( 1A 111224)
     5. M. MAULANA ( 1A 111209)
     6. JOVY GAHARA DEYS (1A 111313)